Bogor, 7 Juni 2026 — Paguyuban KSE Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah sukses menyelenggarakan puncak acara pembekalan kepemimpinan, yakni Pass Leadership Camp (Pass LC) Batch VIII. Mengusung tema "Mewujudkan Sikap Pemimpin yang Komunikatif, Inisiatif, serta Kolaboratif untuk Paguyuban yang Lebih Kohesif dan Progresif", kegiatan ini ditujukan bagi penerima beasiswa (beswan) KSE UNJ angkatan 2023, 2024, dan 2025 sebagai langkah regenerasi strategis menjelang berakhirnya masa kepengurusan periode 2025/2026. Estafet kepemimpinan ini dipersiapkan tidak hanya untuk sekadar melanjutkan roda organisasi, tetapi untuk melahirkan generasi yang mampu membawa perubahan nyata.
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Minggu, 5–7 Juni 2026, bertempat di Villa Hasna by Omen, Cisarua, Bogor. Selama pelaksanaan, para peserta diajak untuk merefleksikan diri dan menjawab tantangan fundamental mengenai kesiapan mental sebagai seorang pemimpin, visi lingkungan organisasi yang ingin dibangun, serta seberapa besar komitmen mereka untuk terus bertahan dan berkembang bersama paguyuban. Selaras dengan tema yang diangkat, pembekalan ini difokuskan pada pembentukan karakter pemimpin yang tanggap, mampu bekerja sama, dan proaktif dalam menghadapi dinamika organisasi.
Keberhasilan Pass LC ini bukan hanya dinilai dari agenda yang terlaksana secara teknis, melainkan dari proses mendalam di mana para peserta belajar, bertumbuh, berkolaborasi, dan menemukan makna kepemimpinan bersama individu-individu luar biasa di dalamnya. Leadership Camp Batch VIII sukses menjadi ruang aman bagi para beswan untuk mengenal diri lebih dalam, mengasah kemampuan komunikasi dan inisiatif, serta mempersiapkan langkah-langkah baru dengan semangat dan harapan yang jauh lebih besar.
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian perjalanan ini, Paguyuban KSE UNJ menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, peserta, pemateri, serta semua pihak yang telah berkontribusi. Setiap cerita, tawa, tantangan yang berhasil diatasi, dan pembelajaran yang didapat akan senantiasa menjadi kenangan berharga sekaligus fondasi yang kuat bagi kepengurusan yang lebih kohesif dan progresif di masa mendatang.