Acara dibuka dengan serangkaian sambutan hangat dari Ketua Pelaksana, Kepala Sekolah RUMUS, Kepala Departemen Pendidikan, hingga Ketua Umum Paguyuban KSE UNJ periode 2025/2026. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya kolaborasi dan dedikasi pengajar dalam mengawal kesuksesan para siswa binaan.
Fokus pada Metodologi dan Digitalisasi Pembelajaran
Sebagai agenda utama, kegiatan ini menghadirkan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang interaktif. Berdasarkan hasil diskusi tersebut, para pengajar menyepakati beberapa poin krusial demi efektivitas program, di antaranya:
- Standardisasi Metode: Penyesuaian variasi metode mengajar agar tetap selaras, dengan fokus pada pemberian instruksi pemahaman soal secara bertahap sebelum pembahasan materi.
- Strategi Taktis UTBK: Mengingat sistem ujian yang berbasis waktu (time-based), pengajar berkomitmen memberikan pelatihan strategi pengerjaan soal yang cepat dan efisien.
- Inovasi Media: Penggunaan platform digital seperti kuis daring dan gamifikasi guna meningkatkan keterlibatan siswa.
- Adaptasi Teknologi: Para pengajar menyambut baik penggunaan website KSE sebagai media baru, namun tetap menyarankan ketersediaan modul dalam format PDF untuk kemudahan akses per bab.
Membangun Kedekatan Melalui Interaksi
Selain pembahasan teknis, kegiatan ini juga diisi dengan permainan interaktif yang dirancang untuk membangun keakraban antar pengajar. Dari total 15 pengajar, sebanyak 10 pengajar hadir dengan antusiasme tinggi, menciptakan suasana yang ramah dan suportif sejak awal program dimulai.
Program RUMUS 2026 direncanakan akan berlangsung minimal sebanyak 9 hingga 10 kali pertemuan intensif hingga menjelang pelaksanaan UTBK. Melalui pelaksanaan Gathering Pengajar RUMUS 2026 ini, diharapkan sinergi dan keselarasan visi yang telah terbangun dapat menjadi pijakan kokoh dalam mencetak lulusan terbaik yang mampu memberikan hasil maksimal. Dengan adanya semangat kolaborasi ini, Paguyuban KSE UNJ optimis bahwa program RUMUS akan terus berkembang menjadi wadah pengembangan akademik yang berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan rasa syukur dan harapan agar sinergi yang telah terbentuk dapat menjadi fondasi kuat bagi keberlangsungan program di masa depan. Paguyuban KSE UNJ turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur, Dewan Pembina, serta Pengurus Yayasan Karya Salemba Empat atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan.
