Bekasi, 12 Desember 2025 — Departemen Community Development PKSE UNJ kembali berkolaborasi dengan Komunitas Ibu-Ibu Sekar Mukti (Sentra Kreasi Muara Bakti), Babelan, Bekasi, dalam kegiatan Pelatihan Ecoprint Kukus sebagai langkah inovatif dalam pengembangan produk unggulan komunitas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas dan variasi produk ecoprint Sekar Mukti agar semakin kompetitif di pasaran.

    Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan teknik produksi ecoprint yang sebelumnya menggunakan metode pounding (pukul), menjadi metode kukus. Perubahan teknik ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hasil akhir produk, khususnya dalam menghasilkan warna yang lebih variatif, tajam, dan tahan lama. Dengan teknik kukus, motif daun dan warna alami yang dihasilkan menjadi lebih kaya dan memiliki nilai estetika yang lebih tinggi.

    Kegiatan pelatihan diikuti oleh enam ibu-ibu anggota Sekar Mukti dan didampingi oleh Beswan KSE UNJ sebagai fasilitator. Pelatihan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB dan dipandu langsung oleh satu pelatih yang ahli di bidang ecoprint. Dalam sesi ini, peserta mempelajari tahapan teknik kukus secara menyeluruh, mulai dari proses mordanting kain, penataan daun dan bahan alami, teknik penggulungan kain, hingga proses pengukusan yang tepat untuk menghasilkan motif maksimal.

    Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh semangat. Para ibu menunjukkan antusiasme tinggi dalam mencoba teknik baru serta berdiskusi mengenai perbedaan hasil antara metode pounding dan kukus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga mendorong kreativitas peserta dalam bereksperimen dengan variasi warna dan komposisi daun.

    Hasil dari pelatihan ini terlihat nyata dengan lahirnya produk ecoprint kukus sebagai inovasi terbaru Sekar Mukti. Selain menghasilkan produk dengan kualitas dan variasi warna yang lebih baik, keterampilan ibu-ibu anggota juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan bertambahnya teknik produksi yang dikuasai, produk Sekar Mukti menjadi semakin beragam dan memiliki daya tarik yang lebih luas di pasar.

    Melalui kegiatan ini, Departemen Community Development PKSE UNJ dan Komunitas Ibu-Ibu Sekar Mukti kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha berbasis pemberdayaan perempuan. Diharapkan, pengembangan teknik ecoprint ini dapat membuka peluang pasar yang lebih besar serta meningkatkan keuntungan komunitas secara berkelanjutan.